Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT), merupakan perkembangan dari berbagai macam ilmu, diantaranya Neuro linguistic Programming, Behavioral Therapy, Psycoanalisa, Logotherapy, dan belasan ilmu yang lain. Ilmu yang cukup dekat dengan SEFT adalah EFT (Emotional Freedom Technique), bedanya SEFT menggunakan tambahan kekuatan doa. SEFT dikembangkan oleh orang Indonesia, lulusan psikologi Unair, yaitu Bapak Ahmad Faiz Zainuddin.
Ketika orang melakukan terapi dengan SEFT maka dia melakukan ketukan ringan pada 18 titik di tubuhnya. Jika melakukan terapinya menggunakan putaran pendek maka cukup 9 titik. Sangat berbeda dengan Akupuntur yang menggunakan 361 titik, itupun menggunakan jarum. Dengan metoda yang sederhana pada SEFT ini banyak sekali berbagai masalah terselesaikan, baik fisik maupun emosi. Bahkan SEFT bisa dipakai untuk meningkatkan prestasi siswa.
Seringkali SEFT dipakai untuk menyembuhkan orang yang phobia (orang yang takut berlebihan terhadap sesuatu, seperti tikus, kecoa, ulat, belatung dsb). SEFT seringkali dipakai untuk menghentikan kebiasaan merokok. Sudah banyak pecandu rokok yang terbantu dengan metoda ini, sampai akhirnya tidak mau merokok lagi. Semua metoda ini bisa dikerjakan dalam waktu 5 sampai 50 menit.
Untuk masalah peningkatan prestasi, pernah dilakukan penelitian di suatu sekolah. Ketika itu ada kelas yang nilainya lebih jelek dibandingkan kelas lain. Akhirnya ketika mau belajar matematika, siswa di kelas itu disuruh men-tapping dirinya sendiri dengan cara SEFT. Setelah 3 bulan siswa di kelas itu prestasinya lebih baik dibandingkan kelas-kelas lain.
Bagi anda yang ingin mendalami SEFT, anda bisa melakukan klik di sini atau mempelajari bukunya langsung, dengan judul Spiritual Emotional Freedom Technique dengan pengarang Ahmad Faiz Zainuddin. Saat ini saya sendiri seringkali menggunakan SEFT untuk mengobati orang-orang yang sakit fisik. Saya juga mengajarkan SEFT ini kepada siswa-siswi yang saya ajar, dengan harapan mereka bisa meningkatkan prestasinya secara optimal.
Bagi anda yang ingin membaca artikel-artikel saya silakan melakukan klik ke Revolusi hidup atau Matematika Ceria.